Indramayu
adalah daerah agraris yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian di sektor
pertanian. Kabar terbaru dari Kementerian Pertanian bahwa Indonesia kekurangan
sekitar 39 ribu orang penyuluh pertanian di tingkat desa/kelurahan. Disini saya akan membahas tentang Desa Rancamulya Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu.
Banyaknya
penduduk Indramayu yang bekerja sebagai TKI, membuat peluang kerja di sektor
pertanian terbuka lebar. Kepala
Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten
Indramayu Daddy Haryadi menyebutkan, berdasarkan data pada 2015 lalu, jumlah
pengangguran mencapai 61.403 orang dan angkatan kerja sebanyak 766.583 orang.
Sementara pencari kerja mencapai 35.940 orang dengan penempatan tenaga kerja
sebanyak 20.344 orang.
Indramayu
merupakan salah satu daerah asal tenaga kerja Indonesia (TKI) terbesar, dari
total sekitar enam juta orang buruh migran yang tersebar di sejumlah negara. Indramayu merupakan salah satu daerah pemasok TKI yang terbesar setelah Lombok
Timur dan sebagian besar adalah perempuan. Dulu,
negara tujuan terbesar adalah negara-negara di Timur Tengah terutama Arab Saudi
tapi saat ini banyak juga yang bekerja di Hong Kong dan Taiwan.
Data
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia BNP2TKI
menyebutkan uang kiriman atau remitansi TKI sepanjang 2015 mencapai US$ 8,6
juta atau sekitar Rp. 119 trilliun.
Indramayu
dikategorikan sebagai bentuk pertanian lahan basah sehingga tanaman utamanya
adalah padi. Sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting pengnggerak
perekonomian Indramayu karena sebagian besar masyarakat Indramayu bekerja
sebagai petani.
Potensi
dan Peluang yang dapat dikembangkan adalah :
- Mengembangkan jejaring lembaga pendukung pertanian, misalnya lembaga permodalan.
- Memperbaiki tata niaga padi di tingkat lokal.
- Meningkatkan nilai tambah produk pertanian, misalnya dengan pengembangankan pertanian organik, pengemasan produk beras kualitas terbaik, pengembangan produk tepung beras untuk suplai industri-industri makanan.
- Penduduknya yang pulang dari Luar Negeri diberikan pelatihan agar uang yang dihasilkan dari kerja di Luar Negeri tersebut bisa digunakan untuk berwirausaha.
- Generasi muda diberikan arahan agar dapat menjadi penyuluh pertanian di desanya masing - masing.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar