Durian mengandung nutrisi penting dalam jumlah yang tinggi melebihi buah lain. Dikatakan bahwa kandungan nutrisi durian berkelas.
Seorang naturalis Inggris, Alfred Russel Wallace, pernah mengatakan bahwa durian merupakan buah seperti puding yang diperkaya dengan rasa almond, kadang-kadang seperti rasa es krim keju, bercampur saus bawang, anggur, dan bermacam rasa yang unik.
Durian, banyak dipuji karena rasanya, tapi sering juga dicurigai sebagai biang keladi beberapa masalah kesehatan. Benarkah durian unggul dalam soal rasa semata, atau seperti halnya buah-buahan lain, juga memberi manfaat untuk kesehatan? Berikut ini adalah beberapa kebenaran tentang durian.
Masyarakat luas percaya bahwa durian bisa menyebabkan penyakit kolesterol tinggi.
Fakta: Sesungguhnya belum ada di dunia ini tanaman yang menghasilkan kolesterol. Bahkan sebenarnya 80% kolesterol berasal dari sintesa di dalam tubuh kita sendiri, 20% sisanya berasal dari lemak hewani.
Fakta: Sesungguhnya belum ada di dunia ini tanaman yang menghasilkan kolesterol. Bahkan sebenarnya 80% kolesterol berasal dari sintesa di dalam tubuh kita sendiri, 20% sisanya berasal dari lemak hewani.
Dikatakan bahwa kita harus waspada terhadap kandungan alkohol dalam durian.
Fakta: Ini sangat tidak tepat, karena tidak ada tanaman di bumi ini yang menghasilkan alkohol, kecuali karena fermentasi gula atau karbohidrat yang dikandungnya.
Lalu bagaimana sebenarnya kandungan gizi durian?
Durian mengandung nutrisi penting dalam jumlah yang tinggi melebihi buah lain. Seorang penulis Thailand mengatakan bahwa kandungan nutrisi durian berkelas ‘bintang lima’. Di antara kandungan nutrisi yang penting tersebut adalah vitamin B, C, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, seng, thiamin, riblofavin, omega 3 dan omega 6.
Fakta: Ini sangat tidak tepat, karena tidak ada tanaman di bumi ini yang menghasilkan alkohol, kecuali karena fermentasi gula atau karbohidrat yang dikandungnya.
Lalu bagaimana sebenarnya kandungan gizi durian?
Durian mengandung nutrisi penting dalam jumlah yang tinggi melebihi buah lain. Seorang penulis Thailand mengatakan bahwa kandungan nutrisi durian berkelas ‘bintang lima’. Di antara kandungan nutrisi yang penting tersebut adalah vitamin B, C, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, seng, thiamin, riblofavin, omega 3 dan omega 6.
Durian juga banyak mengandung phytonurient, polyphenol, phytosterol, antioksidan, organosulfur, dan tryptophan; di samping itu juga zat gizi umum seperti karbohidrat, lemak tak jenuh, dan protein.
Phytonutrient
Phytonutrient
Merupakan zat alami yang banyak terdapat pada durian, dan pada kebanyakan buah-buahan dan sayuran. Meski belum dapat diidentifikasi secara gamblang (intangible) namun diakui zat ini memberikan manfaat bagi pemeliharaan kesehatan bersama dengan vitamin, mineral dan serat. Peneliti dari Ohio State University bahkan menyatakan bahwa zat ini adalah vitamin-vitamin masa depan.
Phytonutrient ditengarai mampu menonaktifkan zat penyebab kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah katarak dan menurunkan risiko terhadap penyakit kronis seperti kanker, diabetes, jantung dan hipertensi.
Zat antioksidan dan polyphenol
Durian banyak mengandung zat antioksidan dan polyphenol yang dikatakan memiliki kemampuan yang lebih tinggi daripada antioksidan yang berupa vitamin. Sedangkan durian memiliki kedua jenis antioksidan ini, baik vitamin (vitamin C) maupun non-vitamin.
Umumnya kandungan vitamin C pada durian berkisar dari 22.9-107, bahkan dari analisa yang dilakukan Balitbu Tropika Kementerian Pertanian RI, dijumpai ada durian yang mengandung sampai 200 mg/100 gram daging buah. Ini merupakan angka tertinggi untuk kandungan vitamin pada buah.
Phytosterol
Ini juga merupakan zat penting yang banyak dikandung durian. Department of Pharmacology & Toxicology, School of Medicine, State University of New York di Buffalo memberikan catatan tentang manfaat zat Phytosterol, antara lain: memperbaiki reaksi anti-tumor pada tubuh, memperbaiki ketahanan terhadap kanker, dan secara langsung menghambat pertumbuhan tumor.
Zat organosulfur
Zat ini merupakan salah satu kandungan gizi penting pada buah durian. Zat ini juga banyak terdapat pada bawang putih. Manfaat dari organosulfur ini adalah untuk menurunkan sintesa kolesterol yang terjadi di sel hati, anti-radang, antioksidan, anti-mikroba (bakteri dan jamur), merupakan komponen insulin untuk meningkatkan serapan glukosa untuk menghasilkan energi, serta organosulfur bersama thiamin dan biotin membantu menjaga metabolisme gula dan efektif sebagai penstabil kadar gula darah.
Tryptopan
Yang tidak kalah penting adalah kandungan Tryptopan yang dikenal memiliki efek ‘feel good’ bagi yang mengonsumsi durian. Zat ini merupakan salah satu asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk Serotonin, Melatonin dan Niacin yang dapat digunakan untuk mencegah depresi, rasa cemas, susah tidur, stres, rasa sakit, dan lain-lain.
Menurut Profesor Dr. Aminuddin AHK dari Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kebangsaan Malaysia, durian mengandung tiga jenis gula alami sukrosa, fruktosa dan glukosa. Berkombinasi dengan serat, durian secara instan, berkelanjutan dan nyata memberikan tambahan energi bagi yang mengonsumsinya. Jika dibandingkan dengan apel, maka durian mengandung 4 kali protein, 2 kali karbohidrat, 3 kali fosfor, 5 kali vitamin A dan zat besi, serta 2 kali untuk vitamin dan mineral yang lain.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar